Merdeka Belajar, Pandangan Lawas Ki Hadjar Dewantara bagi Karakter Pendidikan Masa Kini

Minggu, 2 Mei 2021 11:26 WIB

Share
Dwi Yunita Sari

Sebagaimana kita ketahui, selama ini pendidikan lebih menekankan pada aspek pengetahuan dan sangat jarang menyentuh aspek keterampilan serta karakter anak. Hal ini membuat anak terkungkung dalam proses belajar yang monoton sehingga sulit memiliki kebebasan dalam mengoptimalkan segenap potensi lain yang ia miliki.

Padahal aspek keterampilan yang disertai dengan karakter baik dapat menghasilkan keterampilan hidup bagi masa depan mereka. Kemampuan anak di bidang akademik memang baik, tetapi kemampuan untuk memiliki kecakapan hidup juga jauh lebih penting.  Tanpa menguasai keterampilan atau kecakapan hidup akan menjadikan anak tumbuh menjadi pribadi dewasa yang nantinya berada diposisi yang kurang menguntungkan meski berpendidikan sekalipun.

Kemampuan dalam kecakapan hidup ini dapat dicetak melalui tiga ruang linkup, yakni lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat. Artinya ketiga lingkungan ini memiliki pengaruh edukatif yang luar biasa bagi pembentukan kepribadian seoarang anak.

Jelaslah kiranya bahwa  gagasan Merdeka Belajar memiliki relevansi dengan pemikiran Ki Hadjar Dewantara melalui prinsip amongnya, prinsip tripusat pendidikannya juga prinsip bahwa dalam pendidikan harus terjadi keseimbangan antara cipta, rasa dan karsa.

Prinsip-prinsip ini merupakan roh dari konsep Merdeka Belajar. Merdeka Belajar berarti kebebasan berpikir dan berinovasi sehingga tentu membutuhkan jiwa-jiwa yang merdeka dalam pelaksanaannya. Karena esensi dari merdeka berarti sangup dan kuat untuk berdiri sendiri. Pendidikan merupakan tuntutan dalam hidup dan bagian dari tumbuh kembangnya manusia, yang artinya menuntut segala kodrat yang ada pada anak untuk mencapai keselamatan dan kebahagiaan dalam kehidupannya (Dewantara, 2009). ***

 

 

 

 

 

Halaman
1 2 3 4
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler