Ini Dia, Daftar Channel Siaran TV Digital yang Bisa Dinikmati di Wilayah Kota Semarang
Selasa, 14 Juni 2022 08:28 WIB
Share
Era TV digital bukan hanya menawarkan kualitas gambar yang bersih, namun juga pilihan channel yang banyak. Foto: gettyimage

SEMARANG, JATENG.POSKOTA.CO.ID - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah menghentikan siaran televisi  analog atau analog switch off (ASO) tahap pertama tanggal 30 April 2022 lalu. 


Melansir dari kanal siarandigital.kominfo.go.id, sebanyak 31 wilayah di Indonesia masuk dalam wilayah cakupan ASO tahap kedua pada 25 Agustus 2022. Berdasarkan jadwal, Kota Semarang masuk tahap kedua dalam migrasi TV analog ke TV digital bersama Kabupaten Demak dan Kudus.



Selain Kota Semarang, ada Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Grobogan, Sragen dan Boyolali. Hingga Kamis (9/6) Juni 2022, ada 27 channel siaran TV digital yang bisa dinikmati di wilayah Kota Semarang.


Sebanyak 27 channel tersebut meliputi TVRI Nasional,  TVRI Jawa Tengah, TVRI Kanal 3, TVRI Sport HD, TATV, TVKU, MJTV, SCTV, Indosiar, O Channel, Mentari TV. Selanjutnya Metro TV, Magna Channel, BNTV, CNN Indonesia, Trans7, Trans TV, ANTV, tvOne, dan Rajawali TV.


Untuk bisa menonton siaran televisi digital, apa yang harus dilakukan? Pertama, pastikan bahwa di daerah kita sudah terdapat siaran televisi digital.
Kedua, masyarakat memerlukan antena rumah biasa, yaitu antena UHF baik berupa antena luar rumah (outdoor) atau antena dalam rumah (indoor) yang juga biasa digunakan untuk menangkap siaran televisi analog.


Pasang STB


Ketiga, pastikan bahwa televisi di rumah sudah dilengkapi dengan penerima siaran televisi digital DVBT2. Jika televisi di rumah hanya bisa menerima siaran televisi analog, maka perlu memasang dekoder set top box.  Setelah perangkat televisi tersambung, pilih opsi Pengaturan/Setting kemudian pilih auto scan untuk memindai program-program siaran televisi digital di sekitar.



Untuk tipe-tipe dekoder/set top box tertentu, pengguna akan diminta untuk memasukan nomor Kode Pos wilayahnya. Sistem ini tengah dipersiapkan oleh Pemerintah untuk menyebarluaskan informasi peringatan adanya bahaya kebencanaan.


Sementara itu,  Ketua KPID Jateng Muhammad Aulia Assyahiddin  mengatakan, keunggulan TV digital akan menyajikan tayangan yang lebih stabil dengan gambar yang bersih, suara yang jernih serta teknologi yang canggih. 



Selain itu, kata dia, TV digital bisa dimanfaatkan untuk peringatan dini kebencanaan atau Early Warning System. Ketika terjadi bencana, akan ada peringatan di televisi sehingga masyarakat bisa melakukan langkah antisipasi.

Halaman
1 2