Gerindra Demak Siapkan Mesin Partai demi Sukses Pemilu Serentak 2024

Minggu, 19 Juni 2022 20:48 WIB

Share
Gerindra Demak Siapkan Mesin Partai demi Sukses Pemilu Serentak 2024
Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah H Abdul Wachid didampingi Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Demak H Maskuri saat memberikan siaran pers mengenai kesiapan memenangkan Prabowo Subianto pada Pilpres 2024. Foto: Jati


DEMAK, JATENG.POSKOTA.CO.ID  - Pemilu serentak 2024 tersisa 20 bulan lagi. Dalam rangka sukses memenangi pesta demokrasi lima tahunan itu, DPC Partai Gerindra Kabupaten Demak, Jawa Tengah, mulai menyiapkan mesin partai, termasuk pula merapikan struktural dari tingkat PAC hingga anak ranting.


Pada 'Deklarasi Prabowo Subianto Presiden RI 2024-2029', Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Demak H Maskuri menyampaikan, pada dasarnya pihaknya membuka pada semua partai.



 "Namun khusus urusan Pilpres, kami jajaran DPC senantiasa sinergi dan tegak lurus dengan DPP," ujarnya, Minggu 19 Juni 2022.


Sebagaimana dilakukan pimpinan partai di tingkat pusat, komunikasi baik pun dijalin dengan semua parpol di Kota Wali sekaligus bagian penjajakan untuk persiapan pilkada yang juga diagendakan di 2024.  


"Bedanya jika untuk urusan Pilpres syarat utamanya Prabowo Subianto di posisi  RI-1, sementara untuk urusan pilkada koalisi mendasar pada hasil pemilu legislatif dulu," imbuhnya.



Bahkan tidak menutup kemungkinan dirinya sendiri bakal maju sebagai kandidat pada helat Pilbup Demak tersebut. Sebab sebagai warga negara yang baik juga sebagai kader militan Partai Gerindra, harus siap setiap saat jika daerah membutuhkannya memimpin Kota Wali. 


Namun sekali lagi Maskuri menandaskan, Partai Gerindra harus menang dulu di Pemilu Legislatif. "Baru setelah itu kita ngobrol kualifikasi kandidat bupati dan Wabup yang bakal diusung Partai Gerindra," ujarnya.


Rekrutmen


Sementara itu Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah H Abdul Wachid menyebutkan, belajar pada kekalahan Prabowo pada Pilpres 2019, maka kelemahan ada pada SDM saksi baik di TPS maupun TPS.



"Untuk itu kami akan adakan rekrutmen saksi-saksi di TPS kemudian mendatanya tak hanya by name dan by address, namun dilengkapi pula nomor telpon yang bisa dihubungi secara langsung maupun lewat aplikasi WA, sehingga mereka bisa terhubung langsung ke DPD maupun DPP sesaat setelah selesai penghitungan hasil pungutan suara," terangnya.

Halaman
1 2
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar