Polda Jateng - Bea Cukai Tanjung Emas Ungkap Peredaran 0,5 Kg Sabu di Kabupaten Semarang

Senin, 20 Juni 2022 08:21 WIB

Share
Polda Jateng - Bea Cukai Tanjung Emas Ungkap Peredaran 0,5 Kg  Sabu di Kabupaten Semarang
Tersangka pengedar sabu seberat 0,5 kg ditangkap bersama barang bukti. Foto: ist

SEMARANG, JATENG.POSKOTA.CO.ID  - Ditresnarkoba Polda Jateng bersama Bea Cukai Tanjung Emas Semarang kembali mengungkap kasus peredaran Narkoba Jenis sabu seberat 509,7 gram. 


Kali ini, pengungkapan kasus peredaram  narkoba seberat 0,5 kg btersebut terjadi di wilayah Kabupaten Semarang. 

Pelaku yang berinisial CY (42) berhasil diamankan petugas di dalam rumah kerabatnya yang beralamat di Kelurahan Bergas Lor, Kecamatan Bergas, Kabupaten. Semarang.

Hal itu dibenarkan Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Jateng, Kombes Pol Lutfi Martadian saat di hubungi awak media, Minggu 19 Juni 2022.
Menurut Kombes Pol Lutfi Martadian, penangkapan pelaku berawal Unit 2 Subdit III  melakukan Joint Investigasi dengan Bea Cukai PelabuhanTanjung Emas Semarang melalui Pengiriman yang diawasi pada hari Rabu, 15 Juni 2022 sekira pukul 11.00 Wib, setelah melakukan profilling sasaran dan melakukan penangkapan terhadap pelaku yang menerima jasa paket tersebut, di wilayah Kab. Semarang.

“Kami berhasil mengamankan barang bukti 2 ( dua ) paket Narkotika diduga jenis sabu berat brutto 509,7  gram di dalam rumah kerabatanya,” kata Kombes Lutfi, dalam keterangan persnya.

Dari penangkapan pelaku, petugas mengamankan 2 ( dua ) paket Narkotika diduga jenis sabu berat brutto 509,7  gram, (dua) buah HP merk Vivo warna Hitam dan Realmi warna Hitam, 1 (satu) buah timbangan digital warna silver, 2  (dua)  buah alat hisap boong, 2 (dua) pack plastik klip transparan, 2 (dua) buah pipet kaca, 5 (lima) buah korek api yang di modifikasi, serta 1 (satu) buah isolasi bolak balik warna hijau. 

“Menurut keterangan tersangka bahwa paket tersebut yang berisi narkotika jenis sabu dari  A, (DPO) narapidana yang berada di salah satu lapas Jawa Tengah dan tersangka baru 5 (lima) kali diperintahkan dan mendapatkan upah per kantong  sebesar Rp 250.000 per kantong dan memakai sabu secara gratis.” tambah Lutfi.

Penangkapan narkoba jenis sabu ini berawal dari tim Ditresnarkoba Polda Jateng mendapatkan informasi  kemudian melakukan observasi dan control delivery bersama Bea Cukai Tanjung Emas Semarang. Selanjutnya tim telah melakukan penangkapan  terhadap tersangka.


Tersangka pernah menjalani hukuman dalam perkara narkotika pada tahun 2017 dan keluar pada tahun 2018 di lapas Ambarawa .


Dengan adanya penangkapan ini, Kombes Pol Lutfi mengungkapkan akan terus melakukan pengejaran terhadap bandar narkoba yang terlibat dalam kasus tersebut.

Halaman
1 2
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar