Siaran TV Digital Dilengkapi Fitur EWS, Ini Dia Manfaat Mengisi Kode Pos

Selasa, 21 Juni 2022 07:18 WIB

Share
Siaran TV Digital Dilengkapi Fitur EWS, Ini Dia Manfaat Mengisi Kode Pos
Situasi bencana tsunami di Banten tahun 2018. Salah satu manfaat TV Digital adalah dilengkapinya sistem peringatan dini kebencanaan. Foto: kominfo

SEMARANG, JATENG.POSKOTA.CO.ID - Peralihan dari siaran TV analog ke siaran TV digital, lebih dari sekadar peningkatan kualitas sistem penyiaran. Ada manfaat lain untuk memperlihatkan kecanggihannya yaitu salah satunya penataan sistem komunikasi kebencanaan. 


Ya, dalam siaran TV digital, komponen penting saat membangun sistem peringatan kebencanaan adalah ketersediaan frekuensi komunikasi.



Direktur Pengembangan Pita Lebar Kemenkominfo, Marvels Situmorang menegaskan, dengan adanya frekuensi kebencanaan dalam TV digital, sistem informasi kebencanaan menjadi lebih kuat.


Dalam penyiaran TV digital, pemerintah menegaskan bahwa Sistem Peringatan Dini Kebencanaan atau Early Warning System (EWS) wajib tertanam baik di perangkat maupun sistem komunikasinya. Tujuan dari EWS memberikan informasi dini pada pesawat televisi di setiap rumah sehingga bisa meminimalkan korban jiwa.


“Sesuai namanya, masyarakat bisa siaga atau bersiap, menghindar atau menyelamatkan diri, sehingga korban jiwa dapat diminimalisasi,” urai Marvels, seperti dilansir siarandigital.kominfo.go.id, baru-baru ini.



Dia menambahkan, ketika fitur ini ada di Set Top Box (STB) ataupun di televisi digital, ada hal-hal yang perlu diisi. Salah satunya mengisi kode pos. Kode pos ini menjadi kode lokasi keberadaan perangkat. Misalnya saat bencana datang, tidak semua masyarakat menerima informasinya, hanya masyarakat yang terdampak bencana yang terima,” bebernya.


Kode pos, kata dia, tidak hanya sebatas angka, tetapi jadi rujukan yang dibaca sistem informasi kebencanaan. Kode pos menentukan informasi kebencanaan yang ditampilkan di televisi.

“Sesuai namanya, masyarakat bisa siaga atau bersiap menyelamatkan diri, sehingga korban jiwa dapat diminimalisasi,'' imbuhnya.



Fitur EWS ini berguna dan penting bagi kepentingan bangsa, dan bisa terwujud bila masyarakat segera beralih ke TV digital.


“Penghentian siaran TV Analog ada tiga tahapan. Tahap pertama 30 April 2022, tahap kedua 25 Agustus 2022, tahap ketiga atau terakhir 2 November 2022. Mari bersiap-siap,”  pungkasnya. (Aji)
 

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar