Hendi Bertemu Bobby Nasution, Bahas Isu Kondusivitas Wilayah

Rabu, 22 Juni 2022 22:36 WIB

Share
Hendi Bertemu Bobby Nasution, Bahas Isu Kondusivitas Wilayah
Wali kota Semarang Hendrar Prihadi saat bertemu dengan Wali Kota Medan Bobby Nasution. Foto: Ist

SEMARANG, JATENG.POSKOTA.CO. ID - Walikota Semarang Hendrar Prihadi bertemu dengan Wali Kota Medan, Bobby Nasution di Kota Semrang, Rabu (22/6).
Pertemuan keduanya untuk membahas tentang isu kondusivitas wilayah, khususnya terkait topik kerukunan umat beragama. Tak sendiri, kedua walikota tersebut pun menyertakan perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama dari masing - masing wilayah yang dipimpin.


Hendi, akrab disapa Walikota Semarang, mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut penting untuk dilakukan karena Medan dan Semarang memiliki kemiripan, termasuk masyarakatnya yang multi-etnis. Dia pun menegaskan bahwa kondusivitas wilayah adalah sebuah hal yang dinamis, sehingga perlu saling bertukar pengalaman dalam upaya menjaga kerukunan yang telah tercipta.



 
“Sejak kami mendapat amanah pada 2012 (sebagai Plt. Wali kota) kami mengunjungi tokoh-tokoh masyarakat dari berbagai agama. Kita tidak berdiskusi tentang mayoritas dan minoritas, yang kita diskusikan adalah kita itu satu keluarga besar Kota Semarang. Kita rangkul semua agar semangat bersama untuk membuat Semarang menjadi semakin hebat,” tutur Hendi.

Hendi juga bercerita bahwa dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan di Kota Semarang, seluruh kelompok dilibatkan. Salah satunya seperti saat menggelar festival ogoh-ogoh dimana semua elemen masyarakat dari lintas agama terlibat.

 

"Lalu, saat perayaan Natal maupun Paskah tingkat kota saat ini juga dalam kegiatan yang sama, dahulu hal tersebut dilakukan secara terpisah. Hal ini dapat terlaksana juga berkat peran FKUB, dan tentu saja masyarakat," pungkasnya.

Lebih lanjut Hendi juga mengenang adanya kasus di Kota Semarang terkait siswa SMK yang tidak dapat naik kelas karena memeluk aliran kepercayaan. Persoalan tersebut kemudian ditekankannya dapat diselesaikan dengan baik.

"Baik, FKUB komunikasi dengan tokoh aliran kepercayaan, beliau buat soal untuk dikerjakan siswa tersebut, sehingga ada nilainya dan bisa naik kelas. Jadi persoalannya bukan agama, tetapi nilai di kolom mapel agama harus diisi,” lanjut Wali Kota Semarang tersebut.


Percontohan


Sementara itu, Bobby Nasution, Wali kota Medan, mengungkapkan jika dirinya ingin menjadikan Kota Semarang sebagai percontohan karena kerukunan umat beragama bisa berjalan dengan baik.

Halaman
1 2
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar