Lembaga Penyiaran Komunitas Dapat Diskon Besar untuk Tarif Sewa MUX

Kamis, 23 Juni 2022 23:09 WIB

Share
Lembaga Penyiaran Komunitas Dapat Diskon Besar untuk Tarif Sewa MUX
Staf khusus Menkominfo Rosaria Niken Widyastuti saat sosialisasi TV digital melalui daring. Foto: tangkapan layar

JAKARTA, JATENG.POSKOTA.CO.ID - Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Rosarita Niken Widyastuti mengatakan, ada diskon besar bagi stasiun TV komunitas yang menyewa kanal di penyelenggara multiplexing (MUX). Dengan demikian, lembaga penyiaran komunitas bisa mengikuti kebijakan siaran TV digital.

Niken menyampaikan hal tersebut saat menjadi nara sumber dalam sosialisasi Analog Switch-Off (ASO) melalui virtual, Rabu malam 23 Juni 2022.  Dia memberikan tanggapan atas keluhan dari salah satu pengelola TV komunitas yang menyatakan harus menyewa kanal yang lebih mahal daripada biaya pemancar analog. Apalagi dengan adanya aturan bahwa TV komunitas tidak boleh beriklan.

 

''Tetap akan ada diskon besar bagi TV komunitas yang menyewa kanal pada penyelenggara siara nTV digital,'' kata Niken.

Niken juga menilai, adanya siaran TV digital ini akan memacu TV komunitas untuk membuat konten-konten kreatif yang disukai masyarakat.

Persoalan  beaya sewa juga pernah mencuat saat acara Asistensi “Pendampingan Proses Izin Lembaga Penyiaran Televisi dari TV Analog ke TV Digital untuk Provinsi Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur dan Gorontalo” yang digelar Kemenkominfo beberapa waktu lalu.

 

Terkait hal itu, Direktur Penyiaran Kemenkominfo, Geryantika Kurnia, menyatakan TV komunitas bisa mendapatkan potongan harga sewa hingga 70% dari penyelenggara MUX. Kenapa demikian, karena TV komunitas bukan lembaga penyiaran komersil.

“Banyak temen-temen yang menanyakan tarif MUX. Penyelenggara MUX langsung kasih harga yang tertinggi. Temen temen bisa lobi  saja karena rata-rata penyelengara MUX memberikan diskon antara 25-30% dan ada juga hingga 45%. Kalau TVRI memang spesial, diskonnya antara 25%, 35% sampai 50%. Adapun yang komunitas diskonnya hingga 70%. Karena komunitas tidak komersil,” kata Geryantika. (Aji)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar