Hadiri Gelar Tari Pancasila, Ganjar Ingin TBJT Jadi Pusat Pengembangan Seni Budaya

Minggu, 26 Juni 2022 07:41 WIB

Share
Hadiri Gelar Tari Pancasila, Ganjar Ingin TBJT Jadi Pusat Pengembangan Seni Budaya
Gubernur Ganjar Pranowo dikerumuni anak-anak saat hadir di Taman Budaya Jawa Tengah. Foto: jatengprov.go.id

SOLO, JATENG.POSKOTA.CO.ID  – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dicegat puluhan anak-anak saat menghadiri Gelar Tari Pancasila di komplek Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT), Solo, Sabtu (25/6/2022). Baru keluar dari mobil, orang nomor satu di Jawa Tengah itu pun langsung kerumuni anak-anak.


Wajah Ganjar pun semringah, dan kemudian mengajak mereka berdialog. Bahkan ada salah satu anak, dengan berani mempraktikkan sebuah gerakan tarian di hadapan Ganjar. Tentu, itu mendapat apresiasi dan tepuk tangan dari Ganjar.
Bukan hanya anak-anak, kehadiran gubernur juga disambut dengan pentas Tari Gunungan dari Sanggar Greget Kota Semarang. Tari Gunungan merupakan gambaran pentingnya menjaga perdamaian.



“Ini berita menggembirakan ya. Jadi, di Bulan Soekarno, di Bulan Pancasila, memang di Jawa Tengah satu bulan penuh saya bikin. Ada kegiatan di pemerintahan, juga ada di masyarakat,” ujar Ganjar.


Kali ini, Gelar Tari Pancasila menjadi satu rangkaian Peringatan Bulan Soekarno. Yakni dengan menampilkan karya tari dari sanggar tari yang ada di Jawa Tengah.
“Kemarin ada peringatan Bung Karno dengan salawatan bersama Habib Syech. Ini dengan Dinas Pendidikan, kita coba tampilkan anak-anak kita, ternyata mereka menarinya hebat. Dan mereka melakukan itu tidak terpaksa, mereka senang. Jadi, talentanya itu ada,” paparnya.



Dalam kesempatan itu, Ganjar juga menyampaikan, dirinya ingin Taman Budaya Jawa Tengah dapat menjadi pusat pengembangan seni dan budaya.


“Dan saya berharap betul, sanggar-sanggar bisa memanfaatkan ini dengan baik. Jadi saya berpikir ruang-ruang di sini di pakai terus-menerus untuk latihan sampai dengan pertunjukan. kalau ada tari yang modern kita persilakan juga, bukan hanya tradisional,” imbuhnya. (Aji)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar