Dukung Tertib Adminduk, Pemkot Ajak Penduduk Nonpermanen Mendaftar

Jumat, 16 September 2022 20:20 WIB

Share
Dukung Tertib Adminduk, Pemkot Ajak Penduduk Nonpermanen Mendaftar
Walikota Magelang mendukung Tertib Adminduk. Foto: Harsono

MAGELANG, JATENG.POSKOTA.CO.ID - Kota Magelang belum memiliki data penduduk nonpermanen baik jumlah, persebaran dan mobilitasnya. Terlebih lagi, saat ini di Kota Magelang terdapat universitas negeri yang tentunya banyak sekali mahasiswa dari luar Kota Magelang yang menetap secara non-permanen.

Hal ini terungkap pada acara sosialisasi Peraturan Perundang-undangan terkait Pendaftaran Penduduk Non-Permanen yang diselenggarakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) di Aula Adipura, Kamis (15/9/2022).

Pada kesempatan ini hadir camat, lurah, perwakilan Ketua RT dan RW, dan Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan se-Kota Magelang.

Sekretaris Daerah Kota Magelang Joko Budiyono menyatakan, perpindahan tempat tinggal penduduk merupakan hak asasi setiap penduduk. Namun terkadang tidak semua perpindahan penduduk diiringi dengan perubahan pada dokumen kependudukan, yaitu alamat pada Kartu Keluarga dan KTP.

"Banyak penduduk tidak mengurus pindah domisili dengan dalih hanya sementara, dan tidak dengan tujuan menetap seterusnya. Namun, perpindahan domisili sementara ini tetap harus didaftarkan ke Dinas Dukcapil setempat sebagai penduduk non-permanen," jelas Joko.

Pendaftaran penduduk nonpermanen bertujuan untuk mewujudkan tertib administrasi kependudukan dalam mengetahui jumlah penduduk nonpermanen dan mendukung tercapainya manfaat data penduduk nonpermanen di Kota Magelang. Sehingga goalnya Disdukcapil Kota Magelang dapat memiliki database penduduk nonpermanen yang lengkap dan akurat.

Data penduduk nonpermanen ini nantinya digunakan untuk memberikan representasi untuk perencanaan pembangunan, alokasi anggaran, pembangunan demokrasi, pencegahan kriminal dan penegakkan hukum serta verifikasi dan validasi dalam layanan publik.

"Untuk mencapai keberhasilan pendataan penduduk nonpermanen diperlukan kerjasama dan dukungan dari semua kalangan seperti RT/RW, pemilik kos, pondok pesantren, perusahanan dan semua elemen masyarakat. Negara memiliki kepentingan untuk mengetahui setiap pergerakan penduduknya, hal ini semata-mata untuk kemanaan nasional dan jaminan sosial nasional," tandasnya.

Kepala Dinas Dukcapil Kota Magelang Larsita menerangkan, berdasarkan Permendagri Nomor 74 Tahun 2022, penduduk nonpermanen adalah penduduk warga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di luar alamat domisili sebagaimana tertera pada KTP elektronik, KK, surat keterangan tempat tinggal yang dimilikinya paling lama 1 (satu) tahun dan tidak bertujuan untuk menetap.

Saat ini Disdukcapil tengah mengembangkan inovasi Pelayanan Fasilitasi Pindah Datang (Pelas Pindang) untuk memudahkan pendaftaran bagi penduduk nonpermanen di Kota Magelang.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar