Wagub Sebut Event Gantole dan Paralayang Bisa Menjadi Wisata Olaharaga di Jateng

Senin, 19 September 2022 08:09 WIB

Share
Wagub Sebut Event Gantole dan Paralayang Bisa Menjadi Wisata Olaharaga di Jateng
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen berpose dengan para juara Telomoyo Cup VI. Foto: hms

TUNTANG, JATENG.POSKOTA.CO.ID - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menyebut event  olahraga Gantole dan Paralayang bisa dijadikan ajang wisata olahraga (sport tourism) di Jawa Tengah. Menurutnya, Kejuaraan Telomoyo Cup VI yang digelar tahun 2022 ini menunjukkan potensi sport tourism yang bagus  untuk dikembangkan bagi masyarakat.

Wagub menjelaskan, berdasar laporan yang dia terima, perputaran uang dalam even ini mencapai lebih dari Rp 350 juta selama sepuluh hari terakhir. Sebab itu, lanjut dia, potensi yang menarik tersebut perlu dikembangkan lagi. Meskipun demikian, lanjutnya, masih banyak hal yang perlu ditingkatkan terkait sarana prasarana.



"Saya berharap di tahun 2024 ini bisa direalisasikan menjadi tempat wisata. Ning kudu bareng-bareng, gotong royong. Mulai saat ini disiapkan," kata Taj Yasin saat penutupan Kejuaraan Gantole dan Paralayang Telomoyo Cup VI dan Kejuaraan Nasional 2022 di Lapangan Desa Sraten, Kabupaten Semarang, Minggu 18 September 2022.


Wagub menambahkan, wisata olahraga Gantole dan Paralayang ini memerlukan kerjasama berbagai pihak. Menurutnya, apabila dilaksanakan dengan baik, maka wisatawan akan mendapat kenyamanan dan pengalaman yang menyenangkan selama berwisata.

 

"Tadi saya ngobrol sama Kadis Pariwisata, lomba kali ini (diikuti) 120 orang. Kalau 120 (peserta menginap di) homestay sehari Rp  75 ribu. Itu sudah Rp 90 juta selama 10 hari. Bayangkan selama 10 hari income sudah 90 juta," imbuhnya.

Saat sambutan, wagub mengajak salah seorang warga untuk dialog. Annisa, salah satu warga menilai jika acara ini sangat bagus. Apalagi, dampak ekonomis yang langsung dirasakan oleh masyarakat. Dia berharap agar pengembangan potensi wisata bisa dilakukan sebaik mungkin serta memperhatikan kebutuhan pedagang dan masyarakat sekitar. (Aji)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar