Masih Diselidiki, Penyebab Kecelakaan Karambol 13 Kendaraan di Tol Pejagan- Pemalang yang Tewaskan Satu Orang

Selasa, 20 September 2022 07:40 WIB

Share
Masih Diselidiki, Penyebab Kecelakaan Karambol 13 Kendaraan di Tol Pejagan- Pemalang yang Tewaskan Satu Orang
Kapolres Brebes AKBP Faisal Febrianto. Foto: Ist

SEMARANG, JATENG.POSKOTA.CO.ID  - Kecelakaan karambol yang melibatkan 13 kendaraan terjadi di KM 253 Tol Pejagan-Pemalang pada Minggu (18/9) sore. Dalam insiden tersebut, polisi telah mengidentifikasi satu korban tewas dan 18 korban mengalami luka ringan akibat kecelakaan beruntun ini. Polisi juga masih terus menyelidiki faktor penyebab peristiwa tersebut.


"Sebanyak 18 korban telah diidentifikasi luka ringan dan satu korban meninggal dunia, "kata Kapolres Brebes, AKBP Faisal Febrianto SIK MSi di Loby Mapolda Jawa Tengah, Senin 19 September 2022.


Satu korban tewas  tersebut, menurut Faisal sudah dibawa pulang oleh pihak keluarganya.


Sementara itu untuk korban meninggal sudah dibawa kembali ke Jakarta sekitar pukul 01.00 WIB. Terkait putra siapa, kami masih mencari tau, karena yang membawa kemarin keluarganya," ujarnya.

Faisal mengatakan, menurut keterangan saksi-saksi, kecelakaan itu berawal saat Toyota Fortuner melintas di titik KM 253 yang terhalang oleh asap lalu melakukan pengereman. 

Kemudian kendaraan di belakang Toyota Fortuner itu ditabrak hingga membuat kecelakaan beruntun.

"Ada 13 mobil (terlibat kecelakaan karambol). Kecepatan (saat itu) 70-80 kilometer per jam," sebutnya.

Pihaknya kini masih melakukan penyelidikan oleh tim Inafis Satreskrim Polres Brebes yang berkoordinasi dengan Ditlantas Polda Jateng.

Selain penyelidikan dan kerja sama Polda Jateng, juga meminta bantuan dari Puslabfor Polri, agar ikut mempertajam penyelidikan di lokasi kejadian. 

"Saat ini masih proses penyelidikan oleh Inafis dan Satreskrim Polres Brebes. Hari ini kita minta bantuan dari Puslabfor Polri untuk olah tempat kejadian apakah memang dibakar atau lahan jeraminya terbakar. Jadi apakah ini kebakaran atau dibakar memakai alat kita masih menyelidiki," jelasnya.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar