Percepat Infrastruktur Desa, SG Bangun Jalan Beton Senilai Rp 346 Juta di Tegaldowo Rembang

Kamis, 22 September 2022 07:51 WIB

Share
Percepat Infrastruktur Desa, SG Bangun Jalan Beton Senilai Rp 346 Juta di Tegaldowo Rembang
Tim pengawas dari Semen Gresik melakukan monitoring proses pembuatan jalan rabat beton sepanjang 230 meter di Desa Tegaldowo Kabupaten Rembang melalui kegiatan Forum Masyarakat Madani. Foto: PTSG

REMBANG, JATENG.POSKOTA.CO.ID – PT Semen Gresik (PTSG) menyalurkan bantuan kluster infrastruktur ke desa Tegaldowo, Kabupaten Rembang, sebesar Rp 346.159.000 untuk operasional pembangunan jalan rabat beton sepanjang 230 meter yang pembangunannya telah terlaksana sejak Juli 2022 lalu.


Bantuan tersebut merupakan salah satu dari berbagai dukungan PTSG melalui kegiatan Forum Masyarakat Madani (FMM) dengan menyalurkan bantuan total senilai Rp 1,75 miliar kepada 6 desa di sekitar perusahaan. Bantuan tersebut termasuk dalam kluster infastruktur, kluster pemberdayaan masyarakat berbasis partisipastif dan kluster Sosial Budaya yang berada dalam program FMM.


Senior Manager of Communication & CSR PTSG Dharma Sunyata menyatakan bahwa pembangunan tersebut merupakan kegiatan padat karya dengan melibatkan para pekerja lokal desa yang dikoordinasi oleh pemerintah desa Tegaldowo bersinergi dengan PTSG melalui program FMM.


“Pembangunan diharapkan menciptakan efek domino yakni menjadi sarana pergerakan denyut perekonomian di masyarakat dengan terbantunya akses transportasi yang mudah ketika melakukan aktivitas perdagangan dan jasa,” jelas Dharma pada keterangan rilisnya, Rabu 21 September 2022.


Lanjut Dharma, bantuan ini sebagai komitmen perusahaan untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur desa sesuai dengan tujuan SDG’s poin 9 yaitu ‘Membangun Infrastruktur yang Tangguh’. 


“PTSG hadir dan peduli kepada masyarakat melalui bantuan pembangunan infrastruktur agar bisa dirasakan langsung manfaatnya. Lebih dari pada itu, diharapkan mampu menumbuhkan rasa memiliki, membantu membuka lapangan kerja bagi masyarakat dan mendukung program Pemerintah untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di masa pandemi Covid-19.'' tegas Dharma.


Betonisasi ini, tambah Dharma, diyakini membawa dampak positif dengan mengubah wajah desa yang sebelumnya didominasi jalan tanah menjadi jalan cor beton yang lebih bersih, lebih nyaman, lebih kokoh dan memperlancar akses lalu lintas masyarakat.


“Harapan kami agar mampu menjadikan program FMM menjadi salah satu faktor pendukung pembangunan masyarakat desa dengan melibat aktifkan masyarakat desa secara partisipatif mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga monitoring dan evaluasinya. Sehingga tercipta ekosistem sosial sehat, ekonomi meningkat dan desa berdaulat,” tandasnya. (Aji)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar