Semen Gresik Gelar Simulasi Tanggap Darurat sebagai Komitmen Penerapan Manajemen K3

Jumat, 23 September 2022 12:59 WIB

Share
Semen Gresik Gelar Simulasi Tanggap Darurat sebagai Komitmen Penerapan Manajemen K3
Evakuasi korban oleh tim medis Semen Gresik pada simulasi tanggap darurat di area quarry batu gamping (22/9). Foto: PTSG

REMBANG, JATENG.POSKOTA.CO.ID – PT Semen Gresik (PTSG) kembali menggelar simulasi tanggap darurat di area operasional perusahaan. Kali ini simulasi dilaksanakan di area quarry batu gamping pabrik Rembang, Kamis 22 September 2022. 


Simulasi tahunan ini, melibatkan beberapa personel dari seksi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Seksi Tambang, Seksi Keamanan, United Tractors Semen Gresik (UTSG), serta dari tim Poliklinik Pabrik.

 


Senior Manager of Comunnication & CSR PTSG Dharma Sunyata menjelaskan, kegiatan simulasi tersebut sebagai salah satu bentuk komitmen implementasi terhadap sistem manajemen K3. serta untuk memastikan para pekerja mengetahui dan memahami prosedur tanggap darurat (P/SG/SHE/008) dan kesiapan peralatan dan tim dalam menghadapi keadaan darurat. 


“Situasi darurat, seperti kebakaran, bencana alam atau berbagai jenis kecelakaan kerja lainnya bisa terjadi kapan saja dan tidak terduga. Oleh karena itu, setiap perusahaan wajib memiliki prosedur perencanaan tanggap darurat,” jelas Dharma pada keterangan persnya, Jumat 23 September 2022.

 


Lanjutnya, simulasi dimulai pukul 09.00 WIB dengan di tandai asap smoke bomb mengepul dari excavator diakibatkan korsleting listrik yang menyebabkan bunga api dan kebakaran local pada unit tersebut. Kemudian pekerja berkoordinasi tim keamanan dan tim pemadam kebakaran. 


Saat proses simulasi pemadaman dan evakuasi unit, salah satu personel menghirup asap terlalu banyak dan kondisi area kerja yang panas sehingga menyebabkan personel mengalami hilang kesadaran dan di evakuasi oleh tim medis.



“Simulasi tanggap darurat ini berjalan sesuai dengan skenario, alur yang disetting sesuai dengan keadaan aslinya, dimana setiap personel memerankan peran dengan sungguh – sungguh,” ujar Dharma.


Dharma menambahkan, harapannya dilaksanakan simulasi tanggap darurat, agar mampu melatih kesiapsiagaan personil dalam melakukan penanganan keadaan darurat. 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar