Walikota Magelang Apresiasi BPJS Ketenagakerjaan yang Serahkan Santunan JKK

Jumat, 23 September 2022 07:45 WIB

Share
Walikota Magelang Apresiasi BPJS Ketenagakerjaan yang Serahkan Santunan JKK
Walikota Magelang Muhammad Nur Azis serahkan santuan kepada ahli waris. Foto: Harsono

MAGELANG, JATENG.POSKOTA.CO.ID – Walikota Magelang, dr Muhammad Nur Azis menyerahkan santunan atas Jaminan Kecelakaan Kerja yang menyebabkan meninggal dunia kepada ahli waris pekerja dari perusahaan Famili Raya dan Puri Asri Hotel. Santunan tersebut diberikan karena pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) mengalami kecelakaan kerja yang menyebabkan pekerja tersebut meninggal dunia.

Santunan tersebut berupa santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar 48 kali upah, Jaminan Hari Tua (JHT), serta Beasiswa bagi anak ahli waris yang masih berusia sekolah sampai ke perguruan tinggi. 

Salah satu ahli waris yang menerima santunan beasiswa adalah anak dari almarhum Siswanto dari perusahaan Puri Asri Hotel.

“Saya sangat mengapresiasi atas santunan yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan kepada para pekerja di Indonesia, karena dengan adanya program negara tersebut, para ahli waris ataupun pekerja saat ini tidak khawatir saat menjalankan pekerjaannya, dan aman terlindungi dari berangkat hingga pulang kerja sampai dirumah Kembali," kata Nur Azis, baru-baru ini.

Nur Azis menambahkan, bahwa saat ini para pekerja membutuhkan adanya perlindungan yang paripurna seperti ini serta dapat memberikan jaminan jika terjadi risiko ekonomi pada pekerja jika mengalami kecelakaan kerja atau meninggal dunia.

Senada dengan walikota, Kepala BPJAMSOSTEK Magelang, Budi Pramono menjelasakan bawha program yang diselenggarakan oleh institusinya merupakan program negara yang memang diharuskan seluruh pekerja terdaftar dalam program BPJAMSOSTEK tersebut.


“Program dari institusi kami memberikan perlindungan secara menyeluruh dan paripurna bagi para pekerja, karena seluruh hak dasar pekerja terjamin dalam perlindungan program jamsostek ini, selain itu manfaat yang didapatkan juga sangat besar," ucap Budi.

Iuran dari program BPJAMSOSTEK, kata Budi, merupakan sharing cost dari perusahaan atau pemberi kerja dan pekerja itu sendiri untuk pekerja yang bekerja pada sector Penerima Upah (PU), sehingga jaminan yang nantinya akan didapatkan memiliki nilai manfaat yang cukup besar.

"Untuk pekerja pada sektor Bukan Penerima Upah (BPU) atau Mandiri, iuran yang dibayarkan oleh pekerja cukup dengan Rp 16.800 per bulan sudah mendapatkan perlindungan JKK dan Jaminan Kematian yang manfaatnya sama besarnya dengan pekerja sektor PU," pungkasnya. (Son)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar