Dukung P3DN, Ganjar Instruksikan Bupati/Walikota Gunakan Aspal Buton

Kamis, 29 September 2022 16:13 WIB

Share
Presiden Jokowi saat memberikan keterangan di pabrik aspal PT Wika Bitumen, Kabupaten Buton. Foto: Setneg
Presiden Jokowi saat memberikan keterangan di pabrik aspal PT Wika Bitumen, Kabupaten Buton. Foto: Setneg

SEMARANG, JATENG.POSKOTA.CO.ID – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melalui Surat Edaran Sekda menginstruksikan agar bupati dan walikota di Jateng menggunakan aspal Buton dalam upaya mendukung Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).


Kepala Biro Administrasi Pembangunan Daerah (Kabiro Bangda) Provinsi Jawa Tengah, Endi Faiz Effendi SPi MA, mengatakan, pihaknya sudah menjalankan Surat Edaran tersebut. Diungkapkan Endi, Pemprov sudah menggunakan aspal Buton sejak 2021 lalu, untuk pembangunan jalan dan jembatan.



”Aspal Buton sudah kami gunakan, saat pembuatan jalan di wilayah Buntu sampai Slarang di Kabupaten Cilacap. Kualitas aspal Buton sebenarnya tidak kalah dari aspal impor,” kata Endi dalam keterangannya, Kamis 29 September 2022.


Menurut dia, pelaksanaan pemakaian aspal Buton itu sudah sesuai SE. Dan terkait dengan hal itu, dalam SE juga disebutkan, melalui Bupati/Walikota ini semua wilayah di Jateng kini harus menggunakan aspal produk dalam negeri, yakni aspal Buton.



Dalam kutipan SE itu berisi, adanya Instruksi Presiden, Peraturan Menteri Dalam Negeri dan Peraturan Gubernur Jateng Nomor 32 Tahun 2021, tentang Pedoman Pengelolaan Belanja Bantuan Keuangan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota dan Pemerintah Daerah lainnya yang bersumber dari APBD Provinsi Jateng.


Endi juga menyebutkan, hal itu untuk menindaklanjuti arahan Presiden RI Joko Widodo pada Menteri, Kepala Lembaga, Kepala Daerah, dan Pimpinan BUMN, tentang Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia, di Nusa Dua Bali, pada akhir Maret lalu.


”Untuk itu, kami berkomitmen untuk mengutamakan penggunaan produksi dalam negeri pada pengadaan barang/jasa. Kami juga mendukung terlaksananya program preservasi jalan, untuk meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan jalan, dengan mengutamakan aspal Nasional berbasis aspal Buton,” imbuhnya, seraya menyampaikan, pihanya selalu berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jateng.


Potensi Besar


Sebelumnya dikabarkan, Presiden Jokowi menyampaikan secara tegas, akan menyetop impor aspal. Hal itu dikarenakan, potensi aspal yang ada di Kabupaten Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara, dinilai sangat besar, namun kegiatan produksinya tidak berjalan.



”Kini kita putuskan, dua tahun lagi tidak ada impor aspal,” tegas Jokowi, dalam keterangannya kepada awak media, di pabrik aspal PT Wika Bitumen, Kabupaten Buton, pada Selasa (27/9/2022).

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar