Gedongsongo Travel Mart 2022 Libatkan 80 Seller, Targetkan Transaksi Pariwisata Rp 10 Miliar

Kamis, 29 September 2022 06:38 WIB

Share
Calon buyer sedang menggali informasi kepada seller dalam Gedongsongo Travel Mart 2022 di Taman Bunga New Celosia, Bandungan. Foto-foto: Wisnu Aji
Calon buyer sedang menggali informasi kepada seller dalam Gedongsongo Travel Mart 2022 di Taman Bunga New Celosia, Bandungan. Foto-foto: Wisnu Aji
Calon buyer sedang menggali informasi kepada seller dalam Gedongsongo Travel Mart 2022 di Taman Bunga New Celosia, Bandungan. Foto-foto: Wisnu Aji

BANDUNGAN, JATENG.POSKOTA.CO.ID - Seiring dengan pulihnya perekonomian setelah dihantam pandemi,  para pelaku wisata se-Jawa Bali mulai bargandengan tangan mempromosikan pariwisata. 


Kolaborasi tersebut terlihat dalam event Gedongsongo Travel Mart Ketiga (G9TM III) tahun 2022 yang digelar dua hari, yaitu 27-28 September di Kabupaten Semarang. Rangkaian agenda ini meliputi Pasar Oleh-oleh dan Gala Dinner di Gubuk Makan Mak Engking pada hari pertama, dan Table Top yang berlangsung di Taman Bunga New Celosia, Bandungan, Rabu 28 September 2022.



Pada kegiatan Table Top, tercatat 80 seller dan 208 calon buyer dari jasa biro perjalanan saling bertemu untuk selanjutnya bertransaksi sesuai kebutuhan. Table Top merupakan aktivitas Business to Business (B2) yang berbentuk pameran wisata dengan mempertemukan seller dan buyer secara langsung atau face to face. 


Sejumlah brand kuliner, paket wisata, hotel,  resto bahkan asuransi di Kabupaten Semarang hadir mempromosikan jualannya. Diantara mereka ada Tahu Serasi Bandungan Ibu Hj Kotijah, Wajik Suharno, lalu Kawasan Wisata Umbul Sidomukti, Paket Wisata Gogik, Objek Wisata Curug Semirang, Sunrise Hill Gedongsongo dan wisata Boemisora. Sedangkan dari biro travel ada Larasati Purowadadi dan Gatra Pemalang.


Ketua Panitia Gedongsongo Travel Mart Dewi Listyawati menjelaskan, kegiatan Table Top digeber sebagai upaya menjembatani kepentingan para penjual jasa wisata dengan biro perjalanan yang membawa wisatawan.



''Kami tak menampik masih ada seller yang masih bingung bagaimana menjual jasanya, kiat mendatangkan tamu secara efektif. Pada sisi lain,  banyak biro travel yang kesulitan memperoleh referensi akurat soal ragam wisata di Kabupaten Semarang. Inilah yang menjadi alasan  mengapa Gedongsongo Travel Mart harus ada,'' kata pegiat wisata ini.


Menurut Dewi, Gedongsongo Travel Mart tahun 2022 adalah perhelatan ketiga kali setelah tahun 2020 dan 2021 diselenggarakan di Green Valley. Dia bersyukur antusiasme seller dan buyer sangat tinggi, dan pesertanya melonjak tiap tahun.



Yang membedakan G9TM III dengan tahun sebelumnya, lanjut dia,  yaitu  keterlibatan biro asuransi dan kegiatan Fam Trip. Program Fam Trip merupakan acara mengajak 208 owner biro travel se-Jawa Bali untuk mengunjungi wisata yang dibagi menjadi empat lokasi yaitu Ungaran, Bandungan, Kopeng dan Ambarawa.


''Fam Trip menurut kami sangat efektif daripada sebatas membagi brosur. Agen travel bisa menggali informasi lebih detil karena turun ke lapangan untuk menyaksikan spot-spot wisata yang ditawarkan,'' tandas General Manager C3 Hotel Ungaran ini.


Dia menambahkan, pihaknya menargetkan transaksi pariwisata Rp 10 miliar lebih dalam ajang G9TM III ini. Dewi optimistis, target yang dicanangkan bisa terealisasi mengingat destinasi wisata di Kabupaten Semarang tengah booming.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar