Gedongsongo Travel Mart Jadi Daya Ungkit Bisnis Pariwisata Kabupaten Semarang

Kamis, 29 September 2022 19:28 WIB

Share
Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat membuka Gedongsongo Travel Mart 2022 di GMME Ungaran dan suasana Pasar Oleh-oleh dalam event ini. Foto-foto: Disparta Kab. Semarang
Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat membuka Gedongsongo Travel Mart 2022 di GMME Ungaran dan suasana Pasar Oleh-oleh dalam event ini. Foto-foto: Disparta Kab. Semarang
Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat membuka Gedongsongo Travel Mart 2022 di GMME Ungaran dan suasana Pasar Oleh-oleh dalam event ini. Foto-foto: Disparta Kab. Semarang
Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat membuka Gedongsongo Travel Mart 2022 di GMME Ungaran dan suasana Pasar Oleh-oleh dalam event ini. Foto-foto: Disparta Kab. Semarang

UNGARAN, JATENG.POSKOTA.CO.ID  –  Perhelatan pertemuan para pelaku bisnis pariwisata bertajuk Gedongsongo Travel Mart  ketiga tahun 2022 (G9TM III) dinilai memberikan gairah dan menjadi daya ungkit bagi dunia kepariwisataan di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, yang sempat terpukul akibat pandemi Covid-19.


Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengakui, dua tahun pandemi Covid-19, industri pariwisata berikut ekosistemnya lesu. Maka dari itu, adanya G9TM III ini diharapkan memberikan dampak signifikan bagi dunia pariwisata.



''Adanya Gedongsongo Travel Mart ini memantik sektor- sektor yang berkaitan dengan industri pariwisata di Kabupaten Semarang juga bangkit serta ekonomi daerah juga pulih,'' katanya saat membuka G9TM III di GMME Ungaran, Selasa (27/9).


Bupati menyampaikan, pihaknya akan terus berupaya mengembangkan pariwisata, yang menjadi salah satu sektor pembangunan andalan.
“Ada 268 destinasi wisata yang bisa dikunjungi di sini. Selain itu, juga ada 74 desa wisata yang terus berkembang. Kita mengharapkan kerja sama semua pihak, untuk mengangkat potensi wisata ini, untuk kesejahteraan bersama,” tegasnya.



Hadir dalam pembukaan tersebut, Kabid Pemasaran Disporapar Jateng Setyo Irawan,  dan Kadisparta Kabupaten Semarang Heru Subroto.


Menurut Heru Subroto, Gedongsongo Travel Mart, diharapkan menarik kembali minat wisatawan untuk menjelajahi desitinasin wisata di Kabupaten Semarang.
“Dua tahun terakhir ini, jumlah wisatawan yang berkunjung terus menurun karena pandemi Covid-19. Ajang pertemuan pelaku usaha pariwisata ini, diharapkan dapat menjadi terobosan pemasaran pariwisata yang efektif,” tandasnya.


Sempat Turun


Disampaikan dia, sebelum pandemi Covid-19, pada 2019, jumlah wisatawan tercatat 3.510.280 orang. Dua tahun berikutnya terus menurun, hingga mencapai angka 1.451.887 orang.



“Travel Mart kali ini mempertemukan pelaku biro perjalanan, pengelola acara pariwisata se-Jawa Bali, dengan penyedia jasa dan produk pariwisata dari Kabupaten Semarang. Sehingga, mereka bisa saling bertukar informasi dan promosi usaha serta produknya,” terangnya lagi.


Kepala Bidang Industri Pariwisata Disparta Prasetyo Giri Nugroho menambahkan, Gedongsongo Travel Mart dilaksanakan selama dua hari, yakni 27-28 September 2022. Dikatakannya,  80-an penyedia jasa pariwisata (seller) dan 208 pengusaha biro perjalanan se-Jawa Bali (buyer) yang meramaikan  G9TM III. ''Kami menargetkan transaksi pariwisata Rp 12 miliar dalam ajang ini,'' katanya.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar