Kunjungan Wisatawan Nusantara di Jateng Lebihi Target, hingga Agustus 2022 Tembus 26 Juta Orang

Sabtu, 1 Oktober 2022 19:08 WIB

Share
Kabid Pemasaran Pariwisata Disporapar Jateng Setyo Irawan saat pemaparan progres kunjungan wisatawan nusantara dan suasana wisata di Jateng yang dipenuhi pengunjung. Foto-foto: hms
Kabid Pemasaran Pariwisata Disporapar Jateng Setyo Irawan saat pemaparan progres kunjungan wisatawan nusantara dan suasana wisata di Jateng yang dipenuhi pengunjung. Foto-foto: hms
Kabid Pemasaran Pariwisata Disporapar Jateng Setyo Irawan saat pemaparan progres kunjungan wisatawan nusantara dan suasana wisata di Jateng yang dipenuhi pengunjung. Foto-foto: hms

PURBALINGGA, JATENG,POSKOTA.CO.ID  - Seruan Presiden RI Joko Widodo agar berwisata di dalam negeri, direspons positif oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Di Provinsi Jawa Tengah kunjungan wisatawan bahkan surplus, dari target 11 juta wisatawan nusantara  (wisnus), realisasi hingga Agustus 2022  menembus angka  26 juta orang.

Hal ini, tidak lepas dari komitmen pemerintah provinsi Jawa Tengah mengembangkan sektor Sportourism, desa wisata dan berbagai event wisata serta pengembangan destinasi. Hal itu juga didukung dengan kebijakan pemerintah kabupaten atau pemerintah kota, yang kompak menarik wisatawan, dengan berbagai ajang. 

 

Kabid Pemasaran Pariwisata Disporapar Jateng Setyo Irawan mengatakan, jumlah ajang sportourism (olahraga berbasis wisata) yang telah digelar mencapai 121 event. Dua event besar macam Tour de Borobudur dan Borobudur Marathon pun sudah di depan mata. 

"Target wisatawan nusantara 2022 di jateng sebesar 11 juta orang. Sampai Agustus itu sudah lebihi target yakni, 26 juta setengah untuk wisnus. Tentu ini sebuah prestasi tersendiri setelah Covid-19," ujarnya Sabtu (1/10/2022), saat pertemuan forum komunikasi Desa Wisata di D'Las Desa Serang, Purbalingga. 



Setyo menyebut, meskipun target telah dicapai tidak lantas Pemprov Jateng bersantai. Pemerintah tetap menarget jumlah kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi, seperti Borobudur, Dieng, Solo, Sangiran, Karimunjawa dan Solo serta beberapa tempat lain. 


"Minat wisatawan ke Jateng untuk pariwisata tinggi sekalian kita genjot bisa melebihi atau minimal sama sebelum pandemi itu sekitar 49 juta. Untuk mengejar 13 juta di 2022 harapannya bisa atau sama seperti sebelum pandemi," paparnya. 


818 Desa Wisata


Di Jateng sendiri, destinasi wisata berjumlah 1.235 tempat. Selain itu ada 818 desa wisata. Oleh karena itu, Pemprov Jateng giat melakukan penguatan. Di antaranya pemberian bantuan gubernur, untuk desa yang telah diverifikasi. 

Untuk desa wisata kategori maju bantuannya mencapai Rp 1 miliar, sementara desa wisata berkembang Rp 500 juta dan desa wisata rintisan mencapai Rp 100 juta. Tahun 2022 ada 131 desa wisata yang memeroleh bantuan total Rp 18,5 miliar. 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar