Antrean Ratusan Kendaraan Terpantau di Pintu Masuk Objek Wisata Pangandaran

News —Kamis, 31 Desember 2020 15:42 WIB
Editor: Rani
    Bagikan:  
Antrean Ratusan Kendaraan Terpantau di Pintu Masuk Objek Wisata Pangandaran
Salah seorang petugas Timsus Retribusi Wisata Pangandaran, Kukus Nurkusuma saat melayani pengunjung membeli tiket (foto:dry)
POSKOTAJATENG, PANGANDARAN
Detik-detik pergantian tahun masih selang beberapa jam kedepan, namun antrean kendaraan yang masuk objek wisata Pangandaran sudah padat. Terlihat antrean panjang di pintu masuk tollgate Barat Pangandaran, Jawa Barat, Kamis (32/12/2020) sekitar pukul 10.05 WIB.

Pantauan POSKOTAJABAR, kendaraan pribadi dan kendaraan roda dua yang mengantre di selain dominasi plat Z dan D, banyak juga kendaraan yang masuk dari berbagai daerah seperti plat B (Jakarta), E (Cirebon), T (Karawang), A (Banten) dan R Jawa Tengah.





Salah seorang petugas Timsus Retribusi Wisata Pangandaran, Kukus Nurkusuma mengatakan, sejak ganti piket dari mulai pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 10.05 WIB jumlah kunjungan tercatat hanya 166 roda empat dan enam, sedangkan sepeda motor hanya 223 unit.

"Sesuai tiket yang keluar, kendaraan yang masuk untuk jenis Kijang sebanyak 116, sedan 45 kendaraan, bus kecil/elf sebanyak 3 dan bus besar 2 unit," ujarnya kepada POSKOTAJABAR, Kamis (31/12/2020).

Untuk harga tiket sendiri, kata dia, jenis Kijang Rp 65.000, sedan 37.500, bus besar Rp 310.000 dan bus kecil Rp 126.000, sepeda motor Rp 14000.

"Harga tersebut sudah termasuk biaya parkir, asuransi dan kebersihan," katanya.



BACA JUGA  : Inilah Pasal yang Menjerat Gisel dan MYD, Cek Ulasannya di Sini

Kukus mengaku, ditengah pandemi covid-19 tingkat kunjungan terjadi penurunan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. 

"Salah satu faktor penurunan, adanya pemberitaan di Medsos yang dilakukan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab terkait objek wisata pangandaran ditutup, padahal itu tidak benar dan objek wisata di Pangandaran tetap dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan," ungkap Kukus.





Terkait rapid test antigen, sambung dia, tidak diwajibkan tetapi  wisatawan yang mau berlibur ke Pangandaran di sarankan membawa surat keterangan bebas covid-19 dari Labkesda setempat.

"Jika tidak membawa surat tersebut, maka si pengunjung akan di periksa secara acak di pintu masuk objek wisata sebagai sample," pungkasnya. (dry)



    Bagikan:  

Berita Terkait