KTT Terdampak Banjir Didorong Tetap Produktif, Potensi Pertanian dan Peternakan Prospeknya Luar Biasa

News —Senin, 22 Februari 2021 20:08 WIB
    Bagikan:  
KTT Terdampak Banjir Didorong Tetap Produktif, Potensi Pertanian dan Peternakan Prospeknya Luar Biasa
SARASEHAN: Sejumlah petani ternak mengikuti sarasehan di Peternakan Basyirin, Kelurahan Setono, Senin (22/2/2021). Foto: Simat

POSKOTAJATENG, PEKALONGAN

Peranan pembinaan Kelompok Tani Ternak (KTT) dalam memproduksi hasil olahan produksi sangat penting terlebih di masa pandemi Covid-19 yang masih berlangsung. Terlebih, saat kondisi cuaca ekstrem yang menyebabkan bencana banjir di beberapa wilayah,seperti di Kota Pekalongan,membuat KTT di Kota Batik tersebut harus tetap bisa bertahan dan menjalankan aktivitasnya.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) Kota Pekalongan menggelar kegiatan Sarasehan Kelompok Tani Ternak (KTT) Provinsi Jawa Tengah bersama puluhan peternak yang ada di Kota Pekalongan yang dibuka secara langsung oleh Kepala Dinperpa Kota Pekalongan Zainul Hakim SH MHum. Kegiatan sarasehan KTT tersebut berlangsung di peternakan milik Basyirin di Kelurahan Setono, Senin (22/2/2021).

Sekretaris Disnakeswan Provinsi Jawa Tengah Drh Saiful Latif mengungkapkan, kegiatan sarasehan ini dimaksudkan untuk merembug dan menampung permasalahan yang dihadapi para KTT serta kebutuhannya untuk bisa difasilitasi usulannya dalam mengembangkan hasil produksinya. Mengingat,potensi pertanian maupun peternakan di Kota Pekalongan sangat menjanjikan dan bisa bersaing dengan daerah-daerah lainnya.

BACA JUGAPMI Pekalongan Berikan Pendampingan Belajar Pengungsi Anak, Akibat Masih Terjadi Cuaca Ekstrem

[page-pagination]

"Kami ingin dengan sarasehan ini mampu menggali kebutuhan para KTT di Kota Pekalongan,apa permasalahan dan usulannya dengan harapan nanti  akan kami tampung  dan usulkan ke jajaran provinsi maupun pusat ataupun di tingkat Kota Pekalongan sendiri agar kelompok ternak ini bisa lebih berkembang,aktif,disamping itu bisa mengembangkan hasil produksi ternaknya.

Pasalnya,potensi pertanian dan peternakan disini prospeknya sangat luar biasa ke depan dengan jumlah KTT dan ternak yang dimiliki sudah banyak dan sangat berpotensi untuk dikembangkan lebih maju lagi,"terangnya.

Harus Disiasati

Menurut Saiful,kondisi banjir yang melanda di sejumlah wilayah di Jawa Tengah khususnya Kota Pekalongan memang harus disiasati para KTT ini agar tetap bisa menjalankan aktivitasnya dalam keberlangsungan hasil produksi maupun menjamin kesehatan ternaknya. Menyikapi permasalahan banjir yang melanda saat ini,lanjutnya,selama kandang ternak tidak  kebanjiran,masih bisa berproduktif bagus.

BACA JUGA : Proses Pencapaian Vaksinasi di Kabupaten Pekalongan Paling Rendah se Jawa Tengah, Bulan Mei Datang Vaksin Berbeda Merk

[page-pagination]

Namun,jika di wilayah itu kandang ternaknya terdampak banjir secara terus menerus memang seharusnya tempat peternakan yang dimiliki peternak perlu direlokasi ke tempat yang lebih aman, sehingga produksi dan kesehatan hewannya bisa terjamin.

Sementara itu,Kepala Dinperpa Kota Pekalongan melalui Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ilena Palupi SPt MSi menjelaskan bahwa dalam fasilitasi sarasehan ini diikuti oleh 45 orang perwakilan kelompok peternak ruminansia yang bergerak dalam bidang peternakan sapi,kambing dan domba khususnya yang terdampak musibah banjir di Kota Pekalongan.

Dalam musibah banjir saat ini yang melanda Kota Pekalongan,Ilena mengakui para peternak tersebut mengalami beberapa kendala diantaranya sulitnya mencari pakan ternak, penyediaan air bersih untuk hewan ternak yang berkurang,terjangkitnya penyakit pada hewan ternak apabila gizi pakannya tidak terpenuhi dengan baik,dan sebagainya. Simat

BACA JUGA : KTT Terdampak Banjir Didorong Tetap Produktif, Potensi Pertanian dan Peternakan Prospeknya Luar Biasa

 

Editor: Ade
    Bagikan:  

Berita Terkait