Hujan Deras di Kota Semarang, Satu Orang Tertimbun Setengah Badan Tanah Longsor Tapi Selamat

News —Selasa, 23 Februari 2021 21:20 WIB
    Bagikan:  
Hujan Deras di Kota Semarang, Satu Orang Tertimbun Setengah Badan Tanah Longsor Tapi Selamat
SELAMAT: Korban tertimbun longsor, Kiswanto (50) berhasil mendapat pertolongan sehingga selamat. Foto: Ist

POSKOTAJATENG, SEMARANG - Hujan deras yang mengguyur Kota Semarang, Selasa (23/2/2021) sore menyebabkan banjir di sejumlah ruas jalan, termasuk jalan utama pusat kota, Seperti Kawasan Simpang, Jalan Gajahmada, depan Klenteng Sam Poo Kong, Jalan Singosari, Jalan Ahmad Dahlan, Jl Pemuda, Jalan Imam Bonjol dan beberapa jalan kecil lainnya.

Hujan deras ini sendiri tidak terduga sebelumnya, mengingat cuaca sampai pukul 14.00 WIB masih terang. Namun setengah jam kemudian, hujan deras terjadi. Hujan disertai angin kencang, sementara petir beberapa kali menggelegar. Beberapa ruas jalan utama dipenuhi air, beberapa di antaranya sampai sepinggang orang dewasa.

Kendaraan roda dua yang nekat menerjang genangan air di ruas jalan kawasan Simpang, Jalan Gajahmada, depan Klenteng Sam Poo Kong, Jalan Singosari, Jalan Ahmad Dahlan, Jalan Pemuda, dan Jalan Imam Bonjol banyak yang mogok, terutama motor matic. Beberapa mobil yang berani ‘berenang’ harus berjalan melambat.

BACA JUGAHujan Deras Kota Semarang ‘Tenggelam’, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem, Masyarakat Harus Waspada

[page-pagination]

Arus lalu lintas selama kurang lebih dua setengah jam terlihat sepi, karena curah hujan memang sangat tinggi.

Genangan

Menurut Sukasno, Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Semarang dampak dari yang ditimbulkan adalah genangan dengan ketinggian beragam antara 10-50 cm di beberapa tempat : Simpang Lima, Balai Kota, Kerobokan, dan beberapa kawasan pusat kota lainnya.

Menurutnya, berdasarkan analisis kondisi dinamika atmosfer menunjukkan  adanya pola siklonal berupa tekanan rendah di selatan Indonesia yang membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) serta daerah belokan angin (shear) di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. Selain itu didukung dengan suhu muka laut yang cukup hangat, masa udara yang labil serta kelembaban udara yang cukup tinggi dari lapisan bawah hingga lapisan atas dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan.

BPBD mencatat ada 21 titik banjir setinggi 10-50 cm. Bahkan terjadi tanah longsor di Lempongsari 1 RT 2 RW2  yang mengakibatkan seorang warga, Kiswanto (50) tertimbun separuh badan.

"Setelah mendapatkan pertolongan secara cepat, korban tanah longsor selamat," kata Sekretaris BPBD Kota Semarang Winarsono, semalam. Aji

 

Editor: Ade
    Bagikan:  

Berita Terkait