Popda Jateng 2021, Sembilan Cabor Dipertandingkan Secara Virtual Sembilan Lagi Non Virtual

0 —Rabu, 3 Maret 2021 19:09 WIB
Editor: Ade
    Bagikan:  
Popda Jateng 2021, Sembilan Cabor Dipertandingkan Secara Virtual  Sembilan Lagi Non Virtual
AUDIENSI: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat menerima audiensi Kepala Disporapar Jateng Sinoeng Nugraha Rahmadi. Foto: Ist

POSKOTAJATENG, SEMARANG- Dari 18 cabang olahraga yang dipertandingkan di Popda Jawa Tengah Tahun 2021, Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah memutuskan, sembilan cabor dipertandingkan secara virtual, sedangkan sisanya dilombakan non virtual. Untuk virtual akan diselenggarakan bulan April, sedangkan non virtual menyesuaikan kondisi wilayah dan rekomendasi dari Gugus Tugas Covid-19

Sembilan cabor yang akan dipertandingkan secara virtual adalah panahan, pencak silat, senam, taekwondo, karate, judo, kempo, wushu, dan tarung derajat. Sedangkan Sembilan cabor non virtual meliputi atletik, bola voli, bola voli pasir, bulutangkis, sepaktakraw, tenis, tenis meja, sepatu roda, dan petanque.

Kepala Dinas Disporapar Jawa Tengah, Sinoeng Nugraha Rahmadi kepada PoskotaJateng.co.id, Rabu (3/3/2021) menyatakan, dari 18 cabang olahraga yang dipertandingan tersebut, akan mempertandingan 114 nomor pertandingan.

BACA JUGA: Ganjar Pranowo Beri Sinyal Popda Jateng 2021 Digelar Secara Virtual

[page-pagination]

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan lampu hijau kepada Disporapar Provinsi Jawa Tengah, untuk menggelar Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Tengah 2021 di tengah pandemi Covid-19 digelar secara virtual. Sesuai rencana Popda 2021 akan mulai dihelat awal April mendatang. Popda virtual itu juga akan menjadi yang pertama di Indonesia.

Menjaga Momentum

Ditambahkan Sinoeng, sebelum pandemi Covid-19 datang, Popda Jateng 2021 rencananya mempertandingan 28 cabang olahraga.  Popda Jateng 2021 kali ini menggunakan Konsep Hybrid, artinya perpaduan antara virtual dan non virtual dimaksudkan sebagai keberpihakan terhadap para pelaku olahraga, baik atlet, pelatih maupun pembina untuk bersama-sama merawat prestasi serta menjaga momentum tetap beraktivitas meski dalam kondisi terbatas

‘’Dari informasi yang kami kumpulkan, Popda Jateng dengan konsep hybrid ini, baru pertama di Indonesia. Karena provinsi-provinsi lain menyatakan tidak akan menghelat Popda,’’ jelasnya.

Popda Jateng 2021 sendiri rencananya akan diikuti 32 kabupaten/kota, tiga kontingan sudah menyatakan absen masing-masing Kabaupaten Tegal, Kebumen, dan Banyumas. Mereka tidak bisa berpartisipasi karena pertimbangan kondisi dan kebijakan masing-masing wilayah 

Pelaksanaan pertandingan cabor virtual nanti, akan dilakukan dalam bentuk pengiriman video rekaman dan tayangan langsung melalui online. Sedangkan cabor non virtual, diasumsikan kondisi pandemi Covid-19 telah melandai, dihelat sekitar September-Desember, denga catatan tanpa penonton. Maksimal 50 orang di setiap venue/cabor, sudah termasuk ofisial dan panitia. Peserta wajib lolos Test PCR dan/atau Swab Antigen. ADE

    Bagikan:  

Berita Terkait