Ganjar Jadi Mandor, Cek Langsung Proyek Penataan Kawasan Borobudur

News —Kamis, 8 April 2021 12:09 WIB
Editor: Aji
    Bagikan:  
Ganjar Jadi Mandor, Cek Langsung Proyek Penataan Kawasan Borobudur
Sambil bersepeda, Gubernur Ganjar Pranowo menyambangi tempat pengelolaan sampah TPS 3R Borobudur, Magelang. Foto: Ist

POSKOTAJATENG, MAGELANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memenuhi janjinya menjadi mandor proyek penataan kawasan Borobudur di Kabupaten Magelang, Kamis (8/4/2021). Sambil gowes, Ganjar keliling Magelang untuk memantau sejumlah proyek yang kini sedang berlangsung.
Beberapa proyek dikunjungi Ganjar pagi itu. Diantaranya proyek pengolahan sampah di Desa Tuksongo, pembangunan community center desa Kembanglimus, pembangunan gerbang Palbapang dan pengembangan desa akses budaya Mendut-Pawon, di Desa Bojong Magelang.


Tak hanya mengecek progres pembangunan, Ganjar juga menanyakan secara langsung problem-problem yang ada. Seperti saat meninjau pembangunan gerbang Palbapang, Ganjar mendapat laporan adanya kendala tiang listrik di lokasi proyek.

BACA JUGA: Lima Taekwondoin Jateng ke Pelatnas SEA Games 2021, Siap Berikan Emas bagi Skuad Merah Putih

[page-pagination]


Ganjar pun langsung meminta Asisten Ekonomi dan Pengembangan, Peni Rahayu untuk menelpon langsung GM PLN. Setelah ditelpon, persoalan itu langsung selesai.
"Ini konsekuensi setelah saya minta izin ke pak Menko untuk jadi mandor, saya harus memantau secara langsung. Sehingga persoalan seperti dengan PLN tadi, langsung telpon GM dan selesai. Secepat itu sebenarnya kita menyelesaikan masalah di lapangan," kata Ganjar.


Tak hanya itu, Ganjar juga menemukan persoalan pembangunan yang harus mengubah tata ruang. Dalam kesempatan itu, Ganjar langsung bicara dengan Pemkab Magelang dan segera diproses cepat.
"Maksud saya, yang pernik-pernik ini bisa cepat, kalau ada yang tersumbat harus dibolongi. Nanti yag sifatnya butuh kebijakan lebih besar, tentu kami konsultasi dengan pusat. Jadi hari ini, saya menjalankan tugas mandor itu," ucapnya.


Sudah Dikerjakan


Dari pantauannya, sejumlah pekerjaan fisik di kawasan Borobudur sudah berjalan. Setidaknya, ada 13 titik pekerjaan fisik yang sedang dikerjakan.
"Saya lihat progresnya bagus, sudah ada yang dibangun, ada di satu lokasi progrsnya sampai 6 persen. Saya minta ada laporan mingguan, sehingga bisa kami pantau," tegasnya.

BACa JUGA: Rosa dan Roy Dinobatkan sebagai Denok Kenang Semarang 2021, Hendi Ingin Mereka Gesit Promosikan Wisata Semarang

[page-pagination]


Selain itu, ada pula pengolahan sampah di sejumlah titik di Borobudur yang ditinjaunya. Dirinya optimistis, pengembangan itu akan membuat kebersihan lingkungan terjaga.
Sementara itu, Kepala Satker Permukiman Wilayah 1 Jateng, Kementerian PUPR, Dwiatma Singgih mengatakan, progres seluruh proyek pembangunan di Borobudur sekitar 7 persen. Pihaknya akan terus mengebut dan ditargetkan 13 titik lokasi pembangunan fisik selesai pada akhir tahun ini.


"Kami senang karena pak Ganjar memantau secara langsung. Kami akan berupaya mempercepat pekerjaan dan beliau sudah komitmen kalau ada kendala langsung dilaporkan," katanya.
Dwiatma menambahkan, pihaknya akan berkomunikasi secara intens dengan Pemprov Jateng, khususnya Ganjar Pranowo. Setiap minggu, pihaknya akan memberikan laporan progres pembangunan. (Aji)

    Bagikan:  

Berita Terkait